ILMU BUDAYA DASAR : BAB 6. KEJUJURAN

 

MAKALAH KEJUJURAN




DISUSUN OLEH :
FITRIA DESWITA
1EA21/10221801


DOSEN PENGAMPU :
Ibu Wuri Purnamasari





KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. atas rahmat dan hidayah-Nya, penulis bisa menyelesaikan makalah yang berjudul "Kejujuran" dengan tepat waktu. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar. Selain itu, makalah ini bertujuan menambah wawasan tentang ilmu budaya secara luas. Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wuri Purnamasari selaku dosen pengampu Ilmu Budaya. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu diselesaikannya makalah ini.

Penulis menyadari pasti ada banyak kekurangan pada makalah ini. Oleh sebab itu, saran dan kritik senantiasa diharapkan demi perbaikan karya penulis. Penulis juga berharap semoga makalah yang sederhana ini mampu memberikan pengetahuan tentang kejujuran secara luas.

 

Tangerang, 17 Oktober 2021

 

 

 

Penulis             

 

 

 

 

 


 DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
    1.1 Latar belakang
    1.2 Rumusan Masalah
    1.3 Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
    2.1 Pengertian Kejujuran
    2.2 Hakikat Kejujuran
    2.3 Pengertian Kecurangan
    2.4 Sebab dan Akibat Seseorang Melakukan Kecurangan
BAB III PENUTUP
    3.1 Kesimpulan
    3.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN


    1.1 Latar Belakang

Dalam hidup bermasyarakat tentunya kita ingin selalu dipercaya oleh orang banyak. Maka dari itu munculah sebuah tindakan yang disebut kejujuran. Kejujuran adalah perilaku atau tindakan di mana melakukan sesuatu dengan sebenar-benarnya tanpa ada kebohongan sedikitpun di dalamnya. Kejujuran ialah sesuatu yang sangat dihargai dalam hidup bersosialisasi. Perilaku tersebut juga dapat melahirkan penghargaan terhadap hak-hak orang lain. Sebab dengan kejujuran akan menumbuhkan rasa kecintaan terhadap kebenaran, keadilan, dan kedisiplinan.

Tetapi dalam kehidupan selalu ada lawan dalam setiap perbuatan. Kebalikan dari bersikap jujur adalah bersikap curang. Kecurangan merupakan tindakan tercela yang harus dijauhi banyak orang. Namun, saat ini masih banyak seseorang melakukan kecurangan demi menguntungkan dirinya sendiri. Kecurangan-kecurangan tersebut pun dilakukan dengan sengaja namun ada beberapa sebab atau motivasi seseorang dalam melakukan tindakan tercela tersebut.

Maka dari itu dengan adanya makalah ini, selain membahas pengertian dari kejujuran dan hakikatnya, tetapi juga membahas pengertian dari kecurangan serta sebab dan akibat seseorang melakukan kecurangan tersebut. Diharapkan dengan dibuatnya makalah ini bisa menyampaikan materi ini secara jelas walaupun sederhana.

1.2 Rumusan Masalah

1.  Apa itu kejujuran?

2.  Apa hakikat dari sebuah kejujuran?

3.  Apa yang dimaksud kecurangan?

4.  Sebab dan akibat apakah saat seseorang melakukan kecurangan?

1.3 Tujuan

Untuk memahami arti kejujuran dan kecurangan

- Dapat menjelaskan hakikat dari kejujuran

- Untuk mengetahui sebab dan akibat dari perbuatan curang





BAB II
PEMBAHASAN


    2.1 Pengertian Kejujuran

Menurut ahli Mohammad Mustari, pengertian jujur adalah suatu perilaku manusia yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, baik terhadap dirinya maupun pihak lain. Dengan kata lain, kejujuran adalah tindakan yang bisa dipercaya dengan memperhatikan kebenaran dan tidak mengandung unsur kebohongan di dalamnya. Kejujuran merupakan suatu hal yang sulit dilakukan oleh seseorang tapi ketika seseorang itu bisa melakukannya, maka ia akan mendapatkan manfaat baik dalam hidupnya kelak. Manfaat tersebut antara lain ialah perasaan tenang, terbiasa bertanggung jawab, dijauhkan dari perilaku pelanggaran norma dan dapat dipercaya orang lain.

Kejujuran juga bisa berarti melakukan sebuah pekerjaan dengan tulus dan sebaik mungkin. Meskipun melakukan pekerjaan tersebut tidak diawasi oleh orang lain, tetap harus mengerjakannya dengan jujur. Memberikan hak kepada orang yang berhak mendapatkan hak tersebut juga bisa disebut dengan perilaku jujur.

    2.2 Hakikat Kejujuran

Kejujuran adalah sesuatu yang bisa dijadikan syarat utama dalam hidup bermasyarakat yang berlandaskan prinsip saling percaya, kasih sayang, dan tolong menolong terhadap sesama. Kejujuran merupakan sikap terpuji yang sangat dihargai dalam kehidupan. Hakikat kejujuran sendiri adalah mengatakan sesuatu dengan sebenar-benarnya dengan landasan prinsip bahwa kebenaran di atas segalanya. Kejujuran akan mendatangkan ketentraman jiwa. Sebaliknya seseorang yang tidak jujur pasti tega melakukan perbuatan serta menutupi kebenaran.

Pribadi yang jujur merupakan roh kehidupan yang teramat fundamental, karena setiap penyimpangan dari prinsip kejujuran pada hakikatnya akan berbenturan dengan suara hati nurani. Kejujuran juga akan melahirkan penghargaan terhadap hak-hak orang lain. Sebab kejujuran sebagaimana yang telah diuraikan diatas juga akan menumbuhkan rasa kecintaan terhadap kebenaran, keadilan, dan kedisiplinan.

    2.3 Pengertian Kecurangan

    Kecurangan merupakan kebalikan dari kejujuran. Jika kejujuran adalah suatu tindakan yang sebenar-benarnya maka kecurangan adalah suatu tindakan yang melawan fakta atau kebenaran yang dilakukan seseorang dengan secara sengaja demi menguntungkan satu pihak. Kecurangan tersebut merugikan banyak pihak dan hanya menguntungkan pihaknya sendiri. Kecurangan juga termasuk suatu tindakan yang melanggar norma karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip manusia dalam berkehidupan masyarakat.

    2.4 Sebab dan Akibat Seseorang Melakukan Kecurangan

    Menurut Donald R. Cressey (1953), sebab atau motivasi seseorang melakukan kecurangan di antara lain adalah :

a) Adanya tekanan (Pressure)

    Tekanan adalah situasi dimana seorang menyakini bahwa mereka merasa perlu untuk melakukan kecurangan. Tekanan tersebut meliputi tekanan keuangan, kebiasaaan individu seperti judi, narkoba, alkohol, ketidakpuasan kerja, mencari hasil tertentu dan kesulitan keuangan.

b) Oportunity (Kesempatan) 

    Situasi dimana seseorang menyakini bahwa adanya kesempatan atau kondisi yang menjanjikan keuntungan jika melakukan kecurangan dan merasa bahwa hal tersebut tidak terdeteksi.

c) Rationalization (Pembenaran) 

    Suatu bentuk pemikiran yang menjadikan seseorang yang melakukan fraud merasa bahwa sikap curang tersebut dapat diterima. Hal tersebut terjadi biasanya karena mencontoh atasan atau temen sekerja, merasa sudah berbuat banyak terhadap organisasi, menganggap yang diambil tidak seberapa, dianggap meminjam nanti dibayar dan umum dilakukan.

    Kecurangan tentunya hal yang tidak disukai banyak orang. Umumnya jika ada seseorang yang melakukan hal tersebut akan mendapatkan akibat yang berupa sanksi sosial seperti dijauhi kelompok masyarakat dan juga berupa sanksi hukum karena telah melakukan pelanggaran. Sanksi-sanksi tersebut tentunya harus bersifat jera sehingga seseorang tidak akan lagi mengulanginya.

 


BAB III
PENUTUP


    3.1 Kesimpulan

Kejujuran merupakan suatu yang penting dalam berkehidupan masyarakat. Dengan adanya kejujuran, bisa mendapatkan banyak manfaat seperti perasaan tenang, bertanggung jawab, dan sekaligus menjadi kepercayaan banyak orang. Kejujuran adalah tindakan terpuji yang bisa menjadi landasan dalam hidup saling percaya. Selain itu adapula lawan dari kejujuran, yaitu kecurangan. Kecurangan ialah tindakan tercela yang hanya menguntungkan satu pihak. Dengan melakukan kecurangan bisa mendapatkan sanksi berupa sanksi sosial dan juga sanksi hukum. Umumnya seseorang yang melakukan kecurangan karena merasa mempunyai kesempatan, adanya tekanan dan juga adanya pembenaran atas apa yang ia lakukan.

    3.2 Saran

Penulis menyadari pasti ada banyak kekurangan pada makalah ini. Oleh sebab itu, saran dan kritik senantiasa diharapkan demi perbaikan karya penulis. Penulis juga berharap semoga makalah yang sederhana ini mampu memberikan pengetahuan tentang kejujuran secara luas.











DAFTAR PUSTAKA


Mantinaf, S. M. (2020, Oktober 08). Upaya Mendeteksi Kecurangan Fraud. Retrieved from inspektorat.waykanankab.go.id: https://www.inspektorat.waykanankab.go.id/detailpost/upaya-mendeteksi-kecurangan-fraud

Rusian, H. (2013, Oktober 29). Mahalnya Nilai Kejujuran. Retrieved from republika.co.id: https://republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/10/29/mvewt9-mahalnya-nilai-kejujuran

RAV. (2020, Oktober 22). Pengertian Jujur Beserta Manfaat dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan. Retrieved from https://kumparan.com/: https://kumparan.com/berita-hari-ini/pengertian-jujur-beserta-manfaat-dan-contoh-penerapannya-dalam-kehidupan-1uR1THw0UhI/full

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Comments

Popular posts from this blog

Proposal Business Plan : SALAD BUAH FANTASTIS

ILMU BUDAYA DASAR : BAB 10. PENGORBANAN