ILMU BUDAYA DASAR : BAB 4. PENDERITAAN

 

MAKALAH PENDERITAAN




DISUSUN OLEH :
FITRIA DESWITA
1EA21/10221801


DOSEN PENGAMPU :
Ibu Wuri Purnamasari




KATA PENGANTAR

    Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. atas rahmat dan hidayah-Nya, penulis bisa menyelesaikan makalah yang berjudul "Penderitaan" dengan tepat waktu. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar. Selain itu, makalah ini bertujuan menambah wawasan tentang ilmu budaya secara luas. Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wuri Purnamasari selaku dosen pengampu Ilmu Budaya. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu diselesaikannya makalah ini.

    Penulis menyadari pasti ada banyak kekurangan pada makalah ini. Oleh sebab itu, saran dan kritik senantiasa diharapkan demi perbaikan karya penulis. Penulis juga berharap semoga makalah yang sederhana ini mampu memberikan pengetahuan tentang penderitaan secara luas.


Tangerang, 12 Oktober 2021




Penulis               

 




DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
    1.1 Latar belakang
    1.2 Rumusan Masalah
    1.3 Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
    2.1 Pengertian Penderitaan
    2.2 Contoh - Contoh Penderitaan
    2.3 Penyebab Seseorang ketakutan
BAB III PENUTUP
    3.1 Kesimpulan
    3.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA





BAB I

PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Penderitaan merupakan fase yang paling seing ditemui di setiap hidup manusia. Penderitaan memiliki beragam bentuk dan banyak juga tanggapan manusia dalam menghadapi penderitaan tersebut. Bila melihat penderitaan orang jahat, umumnya manusia beranggapan penderitaannya disebabkan oleh dosa-dosanya. Wajar orang jahat menderita, tetapi melihat orang baik menderita, kebanyak orang akan sulit memberi tanggapan.

Penderitaan dalam hidup manusia bisa digambarkan seperti badai di hari yang cerah. Ada cara untuk menanganinya tapi tidak semua juga bisa ditangani dengan mudah. Seperti halnya penderitaan secara mental, hal itu tidak mudah sembuh dengan sendirinya. Butuh media psikologis yang mampu menjadi penopang dalam tiap-tiap kekosongan tersebut. Penderitaan mental berbeda dengan penderitaan secara fisik yang bisa diobati dengan obat atau alat medis. Penderita mental lebih banyak daripada penderita fisik. Contoh-contoh penderita mental adalah korbang bullying. Akibat dari hal tersebut juga berdampak pada rasa takut korban yang mengalaminya.

Maka dari itu dari makalah ini akan dijelaskan secara rinci apa itu penderitaan, contoh-contoh penderitaan dan juga penyebab seseorang mengalami ketakutan yang semoga bisa bermanfaat untuk semua orang.

 

1.2 Rumusan Masalah

1.      Apa itu penderitaan?

2.      Seperti apa contoh penderitaan?

3.      Apa yang menjadi penyebab seseorang ketakutan?


1.3 Tujuan

·         Untuk memahami apa arti penderitaan

·         Dapat mengetahui contoh-contoh penderitaan

·         Dapat menjelaskan penyebab seseorang ketakutan


BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1 Pengertian Penderitaan

Penderitaan dalam arti luas adalah keaadaan di mana diri merasa sakit baik secara fisik maupun mental. Penderitaan dapat menjadi pengalaman ketidaknyamanan dan kebencian terkait dengan persepsi bahaya atau ancaman bahaya di suatu individu. Seseorang yang mengalami penderitaan umumnya akan terus merasa sedih dan putus asa dikarenakan banyak hal-hal negatif yang dipikirkan. Penderitaan dapat datang dalam berbagai tingkat intensitas, dari yang ringan sampai yang tak tertahankan. Penderitaan terjadi dalam setiap kehidupan makhluk dalam banyak cara, sering kali secara dramatis.

Menurut Edward Kuhlman, penderitaan adalah situasi dasar yang membingungkan dan berbahaya yang dialami mansusia. Tidak seorang pun yang mampu melarikan diri dari kehidupan tanpa mengalami penderitaan, meskipun banyak dipenuhi obsesi dengan upaya-upaya untuk melanjutkannya. Penderitaan adalah kondisi kehidupan yang mendominasi dan sulit dijelaskan standar dari kehidupan kita.


2.2 Contoh - Contoh Penderitaan

Begitu banyak contoh-contoh penderitaan yang dialami semua orang, yaitu antara lain :

a)      Dirasakan anak-anak

Penderitaan yang biasanya dirasakan anak-anak adalah dilecehkan secara fisik maupun emosional mulai dari pembunuhan, tindakan seksual, bullying, dan penegakkan disiplin yang terlalu kasar. Anak – anak yang harusnya mendapatkan kasih sayang, pada kenyataannya malah mendapatkan penderitaan yang begitu besar.

b)      Dirasakan remaja

Penderitaan yang biasanya dirasakan remaja adalah banyak remaja wanita jaman sekarang yang hamil diluar nikah. Itu juga merupakan suatu penderitaan. Dimana ia harus menerima dan merawat bayi yang dikandungnya sementara ia masih mengenyam bangku pendidikan.

c)      Dirasakan orang dewasaa atau orang tua

Susahnya mencari pekerjaan dan harga sembako yang semakin meningkat drastis, membuat orang tua atau orang dewasa yang sudah berkeluarga terkadang harus berpikir keras bagaimana untuk menafkahi kelurganya. Selain itu juga menaruh orang tua di panti jompo juga menjadi penderitaan tersendiri. Karena hal tersebut berarti sama saja seorang anak tidak mau mengurus orang tuanya sendiri.

 

2.3 Penyebab Seseorang Ketakutan

Ketakutan dapat dialami oleh siapa saja, namun umumnya kondisi ini dapat dialami oleh seseorang semenjak kecil, masa remaja, hingga memasuki usia lebih dari 30 tahun. Ada berbagai penyebab seseorang mengalami ketakutan. Kebanyakan orang mungkin bisa mengatasi rasa takut yang dialaminya. Namun, pada sebagian lainnya, rasa takut akan menimbulkan gejala fisik dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Itulah sebabnya, perlu diwaspadai jika memiliki rasa takut yang berlebihan terhadap objek tertentu. Penyebab seseorang merasa ketakutan antara lain adalah:

  1. Memiliki trauma di masa lalu
  2. Memiliki gangguan mental.
  3. Orang tua terlalu over protektif dalam mendidik.
  4. Kondisi stres yang berkepanjangan.
  5. Mengalami cedera kepala.
  6. Pengguna Narkoba.
  7. Pecandu Alkohol.

 

 


BAB III

PENUTUP

 

3.1 Kesimpulan

Tak semua orang memiliki rasa berani, tetapi juga ada orang yang kian hari harus berjuang melawan rasa takutnya sendiri. Ketakutan dapat dialami oleh siapa saja dan bisa ditangani atau bahkan sulit ditangani. Selain itu, seorang juga bisa mengalami situasi yang tidak baik. Seseorang yang mengalami penderitaan umumnya akan terus merasa sedih dan putus asa dikarenakan banyak hal-hal negatif yang dipikirkan.

Seseorang tidak bisa elarikan diri dari kehidupan tanpa mengalami penderitaan, meskipun banyak dipenuhi obsesi dengan upaya-upaya untuk melanjutkannya. Penderitaan adalah kondisi kehidupan yang mendominasi dan sulit dijelaskan standar dari kehidupan kita.


3.2 Saran

Penulis menyadari pasti ada banyak kekurangan pada makalah ini. Oleh sebab itu, saran dan kritik senantiasa diharapkan demi perbaikan karya penulis. Penulis juga berharap semoga makalah yang sederhana ini mampu memberikan pengetahuan tentang penderitaan secara luas.

 








DAFTAR PUSTAKA

 

Wikipedia. (n.d.). Penderitaan. Retrieved from wikipedia.org: https://id.wikipedia.org/wiki/Penderitaan

Kukuh, F. (2014, Desember 28). Contoh-contoh bentuk penderitaan, siksaan, dan kekalutan mental dalam kehidupan sehari-hari. Retrieved from wordpress.com: https://terangsaja.wordpress.com/2014/12/28/contoh-contoh-bentuk-penderitaan-siksaan-dan-kekalutan-mental-dalam-kehidupan-sehari-hari-tulisan-iii/

 

 

 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Proposal Business Plan : SALAD BUAH FANTASTIS

ILMU BUDAYA DASAR : BAB 10. PENGORBANAN

ILMU BUDAYA DASAR : BAB 6. KEJUJURAN